Rusli Zainal Atau Stop Dreaming Start Action


Lagi bingung nih, mau ikut kontes Rusli Zainal atau Stop Dreaming Start Action atau ikut kedua-duanya :( .

Tentunya pengen ikut kedua-duanya. Tapi untuk ngurus satu aja sudah repot, apalagi dua yah. :D , seperti yang sudah pernah saya katakan saya tidak akan menggunakan domain depan untuk kontes Rusli Zainal Sang Visioner ataupun Kontes Stop Dreaming Start Action. Saya menggunakan domain baru (domain lama sebenarnya, tapi ga pernah dipakai).

Fiuhh, menggunakan domain baru untuk kontes memang ga’ gampang, karena para pesaingnya semua rata-rata sudah menggunakan domain lama mereka yang sudah terindex baik oleh google. Sedangkan saya yang pake domain baru harus nge-nalin dulu domain kontesnya ke google, ngadai acara akikahan dl, selamatan , makan-makan.. kwkwakwakaw.. emangnya apaan nich.

Untuk Stop Dreaming Start Action sudah memperlihatkan tanda-tanda positif, alias sudah mulai bersaing, walaupun masi di posisi yang jauh dari yang diharapkan, namun setidaknya sudah terlihatlah batang hidungnya.. :D . Hebatnya lagi domain yang baru berumur 2 bulan lebih kurang ini sudah dapat PR 1 valid. Padahal isinya kemarin cuma satu postingan aja sembari menunggu terindex google, dan ga punya trafik sama sekali.. :D . Jadi bingung ama mbah google, sebenarnya gimana sih algorithm bagi-bagi PR nya.. :( .

Sedangkan untuk Rusli Zainal sang visioner, ahh.. masi belum ada apa-apanya, blog bisa bersaing alias blog keliatan batang idungnya.. :D . Lagian saya jg bingung mo posting apa dengan keyword itu.

Banyak blogger yang mundur dalam kontes Rusli Zainal ini, karena alasan ada muatan politis, atau pun maksud-maksud terntentu. Yang saya lihat si, sepertinya Pak Ruzli Zainal ini pengen membersihkan namanya dari berita-berita buruk hasil search engine google. Karena sebelum kontes ini diadakan, bila kita masukkan keyword Rusli Zainal di google.co.id atau pun google.com yang keluar malah berita-berita negatif tentang korupsi dan perselingkuhan. Khukhukhukhu..

Klo menurut /me si, gpp kita ikutan kontes tersebut. wah matre nih?, ga juga. Menurut saya, sebesar apapun upaya seseorang untuk menyembunyikan kebusukannya, pasti akan tercium juga. Walaupun dia mencoba menghapus hal-hal jelek itu dari google dengan kontes begini mah, orang pasti tak akan lupa lah kebusukannya. So, klo mo ikut, ikut aja, tapi tetap relevan, tidak mesti memuji-muji beliau, dan tidak pula harus menjelek-jelekin juga. Niat benar-benar buat belajar SEO ja lah. posting tetap pada batas-batas normal.

Itu pendapat saya, dan kita mungkin tidak selalu sama. :)

Leave your comment

Required.

Required. Not published.

If you have one.